Staking kripto adalah proses mengunci aset digital dalam blockchain untuk mendukung validasi transaksi dan keamanan jaringan. Sebagai imbalannya, pemilik aset akan menerima reward staking berupa koin tambahan.
Di Indonesia, minat terhadap staking terus meningkat karena dianggap sebagai cara mendapatkan pendapatan pasif tanpa harus melakukan trading aktif.
Membeli koin kripto yang mendukung staking
Misalnya: Ethereum 2.0 (ETH), Solana (SOL), Cardano (ADA), Polkadot (DOT), hingga koin lokal yang listing di exchange Indonesia.
Menyimpan di wallet atau exchange yang mendukung staking
Ada dua opsi: staking on-chain (langsung di blockchain) atau staking via exchange.
Mengunci aset dalam periode tertentu
Bisa harian, mingguan, bulanan, atau fleksibel tergantung platform.
Mendapatkan reward
Reward dihitung berdasarkan jumlah koin yang di-stake, durasi, dan tingkat imbal hasil (APY).
Pendapatan Pasif – Anda tetap dapat profit meski tidak melakukan trading harian.
Lebih Hemat Biaya – Tidak ada biaya trading berulang seperti pada day trading.
Mendukung Ekosistem Blockchain – Dengan staking, Anda membantu menjaga keamanan jaringan.
Potensi Kenaikan Harga Aset – Jika harga koin naik, nilai reward ikut meningkat.
Akses Mudah di Exchange Lokal – Banyak platform di Indonesia yang sudah menyediakan layanan staking.
Fluktuasi Harga – Harga koin bisa turun saat Anda sedang mengunci aset.
Lock-up Period – Beberapa staking mewajibkan aset dikunci dalam jangka waktu tertentu tanpa bisa ditarik.
Risiko Platform – Jika staking lewat exchange, ada risiko teknis maupun keamanan.
Reward Tidak Pasti – APY staking bisa berubah sesuai kondisi jaringan blockchain.
“cara staking kripto di Indonesia”
“exchange staking kripto terbaik Indonesia”
“staking kripto untuk pemula 2025”
“apakah staking kripto halal atau haram”
“staking kripto dengan modal kecil”
“staking Ethereum 2.0 Indonesia”
“staking kripto jangka panjang”
“staking kripto vs mining kripto”
Semua keyword ini akan saya selipkan secara natural dalam artikel agar SEO friendly.
Sebagai exchange terbesar di Indonesia, Indodax mulai menyediakan fitur staking untuk beberapa aset populer. Keunggulannya adalah kemudahan deposit/withdraw dengan Rupiah.
Partner resmi Binance di Indonesia, menyediakan layanan staking fleksibel dan terkunci dengan pilihan aset lebih banyak.
Aplikasi kripto ramah pemula yang mendukung staking koin besar dengan reward kompetitif.
Meskipun bukan exchange lokal, banyak trader Indonesia menggunakan Binance untuk staking karena pilihan koin yang sangat luas.
Pilih Exchange – Sesuaikan dengan kebutuhan: fee rendah, kemudahan withdraw Rupiah, atau pilihan koin yang banyak.
Beli Aset Kripto – Misalnya ETH, SOL, ADA, DOT.
Pilih Produk Staking – Ada staking fleksibel (bisa tarik kapan saja) dan staking terkunci (harus menunggu jatuh tempo).
Tentukan Jumlah & Durasi – Semakin lama dan besar jumlah staking, semakin tinggi reward.
Konfirmasi & Mulai Staking – Aset akan terkunci otomatis sesuai pilihan Anda.
Pantau Reward – Reward biasanya diberikan harian atau mingguan.
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan trader Muslim di Indonesia.
Halal: Jika staking dianggap sebagai bagi hasil dari validasi jaringan blockchain, mirip dengan konsep syirkah.
Haram: Jika dianggap mendekati riba karena ada pengembalian tetap tanpa usaha.
Kesimpulannya, status halal/haram staking masih menjadi perdebatan ulama. Sebaiknya setiap investor menyesuaikan dengan keyakinan dan fatwa yang dianut.
| Aspek | Staking | Mining |
|---|---|---|
| Modal Awal | Relatif kecil, cukup punya aset kripto | Mahal, butuh perangkat keras khusus |
| Energi | Ramah lingkungan | Konsumsi listrik sangat tinggi |
| Reward | Berbasis APY / persentase | Berbasis perhitungan hash rate |
| Akses | Mudah via exchange | Sulit, harus setup hardware |
| Risiko | Fluktuasi harga, lock period | Kerugian biaya listrik, perawatan mesin |
Diversifikasi aset – Jangan hanya staking satu koin, pilih beberapa untuk mengurangi risiko.
Pilih exchange terpercaya – Gunakan platform resmi dan berizin di Indonesia.
Pahami lock-up period – Jangan staking dana darurat, karena bisa terkunci lama.
Pantau harga pasar – Reward staking bisa kalah oleh penurunan harga aset.
Gunakan modal sesuai risiko – Investasikan dana yang siap ditahan dalam jangka waktu tertentu.
Adopsi Meningkat – Jumlah pengguna kripto di Indonesia terus tumbuh, sehingga layanan staking akan makin populer.
Regulasi Lebih Jelas – Pemerintah mulai memperketat aturan kripto, sehingga staking lewat exchange resmi lebih aman.
Tren Global Proof of Stake (PoS) – Banyak blockchain beralih ke PoS yang mengandalkan staking, bukan mining.
Potensi Penghasilan Tambahan – Dengan minat masyarakat terhadap pendapatan pasif, staking bisa jadi tren keuangan digital baru.
Staking kripto di Indonesia menjadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan pendapatan pasif dari aset digital. Meski memiliki risiko seperti fluktuasi harga dan lock-up period, staking tetap menarik bagi pemula maupun trader berpengalaman.
Dengan memilih exchange terpercaya dan strategi yang tepat, Anda bisa memaksimalkan keuntungan dari staking. Di tahun 2025, staking diprediksi akan semakin populer seiring meningkatnya adopsi blockchain di Indonesia.
👉 Jika Anda ingin mencoba staking, pastikan memulai dengan jumlah kecil, pilih aset terpercaya, dan gunakan exchange resmi di Indonesia.